Tour The Museum (1)

[Wisata]

Kali ini kita akan review tiga museum yang ada di Bandung. Lokasinya cukup strategis karena berada di tengah kota. Masuknya pun murah meriah! Jadi buat yang sekiranya ingin jalan-jalan tapi lagi bokek, bisa banget main-main ke Museum. Selain bisa foto-foto, bisa juga dapet informasi baru.

MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA (KAA)

Jalan Asia Afrika no 65. Kota Bandung
Jam buka : 08.00 – 15.00
Biaya masuk : FREE

Sesuai namanya, Museum ini di isi dengan sejarah Konferensi Asia Afrika tahun 1955 dan perjalanan nya hingga sekarang. Museum ini di desain modern dan tidak terkesan kuno. Selain melihat benda dan foto tentang KAA, kalian bisa masuk ke ruangan dimana KAA dilaksanakan. Ruangan yang luas ini biasa dipakai oleh delegasi dari berbagai negara. Kalau kalian datangnya rombongan (misal study tour), suka diadakan acara juga di ruang ini, dapet penjelasan gitu dari pihak Museum. Tapi kalau gak rombongan, ya berarti kosong aja kaya foto di bawah. Tapi, kita tetep boleh masuk kok. Oh iya, Gedung Merdeka dan Gedung KAA ini lokasinya menyatu.

Pssssst kalau ada acara Car Free Night (CFN) di Jalan Asia Afrika, museum ini buka loooh dan tentu mengadakan “night at the museum”. CFN sendiri biasanya diadakan satu/dua bulan sekali dan dilaksanakan weekend.Β 

MUSEUM GEOLOGI

Jalan Diponegoro no 57. Kota Bandung
Jam buka : Weekday 09.00 – 15.30 – Weekend 09.00 – 13.30
Biaya masuk :Β 2000 (pelajar/mahasiswa) – 3000 (umum)

Dalam Museum Geologi, kalian bisa lihat rangka dinosaurus dan teman-temannya! Hahaha gak cuma itu, jadi di sini tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Semuanya itu dikumpulkan sejak tahun 1850. Museum ini pun terbilang cukup luas dan mempunyai dua lantai. Selain itu, di Museum Geologi ada beberapa percobaan yang bisa dilakukan pengunjung. Seperti peragaan gempa bumi dan mengenal nama-nama batu dengan cara memindahkan batunya sendiri oleh kita. Biasanya kalau hari libur, Museum ini cukup banyak didatangi anak sekolah. Sooo, kalau kalian mau kesini dan gak mau penuh, dateng pas hari biasa dan bukan musim liburan anak sekolah, ya!

MUSEUM POS

Jalan Cilaki no 73. Kota Bandung (lokasinya dekat Musem Geologi dan Gedung Sate)
Jam buka : Weekday 09.00 – 16.00 – Weekend 09.00 – 13.00.
Biaya masuk : FREE

Museum Pos ini tergolong sepi pengunjung karena ketika kita kesana, hanya kita saja yang datang. Tidak ada pengunjung lain. Dilihat dari luar, gedungnya memang cukup besar tetapi gedung ini tidak semata-mata hanya Museum Pos. Ada juga gedung perkantoran nya yang dekat dengan Gedung Sate.

Museum ini berada di ruang bawah tanah, yang suasananya…. sepi-sepi-anyep bikin deg-degan (apalagi kalau sepi). Selain itu, ruangan nya pun tergolong sempit. Sehingga kurang nyaman untuk melihat-lihat karena seisi ruangan penuh dengan benda. Tapi, walau demikian, disini kita bisa lihat komunikasi via pos zaman dulu dan benda-benda lainnya yang digunakan. Dari ribuan perangko, kotak pos, pakaian pak pos pada masanya, kendaraan yang digunakan pak pos, dan masih banyak lagi. Menurut kita, sebenarnya di Museum ini banyak hal yang menari dan bisa dipelajari, bahkan bisa dijadikan spot foto yang oke. Hanya saja, ya itu tadi… ruangannya terlalu sempit dan terkesan tidak modern. Semoga beberapa tahun kedepan bisa lebih baik ya! πŸ™‚

Sekian review tiga Museum di kota Bandung episode 1. Jadi… dari tiga Musuem tadi kalian mau kemana aja? Yuk datengin biar tahu lebih dalam tentang sejarah yang semata-mata bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk informasi kepada anak – cucu kita nanti. Ajak teman serta keluarga kamu ke Museum ya! Supaya lebih seru dan gak bosen ke tempat yang itu – itu terus πŸ˜›

Terimakasih untuk Yoga Akbar sebagai salah satu teman dari Jakarta yang sedang berkunjung ke Bandung.

Nb : Tempat ini bisa saja mengalami perubahan, harap dibaca tahun penulisan postingannya ya.


Kontributor
Tulisan dan foto : Aulia Fasya
Blog fasyaulia.wordpress.com – Twitter @fasyaulia – Instagram @fasyaulia

Salam,
Fasya and Friends
IG @fasyandfriends

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. elfarqy says:

    Museum di Indonesia kayak gini sebenarnya melengkapi atau gimana ya? Ah maaf oot. πŸ˜€

    Like

    1. Gatau Kak, nanti ditanya dulu sama humas museum nya wkwk

      Like

  2. Ira says:

    museum pos ini nampak lebih bersih dibandingkan terakhir aku ke sana Fasya πŸ˜€

    Like

    1. Nggggg dulu kotor banget gitu ya 😦

      Like

      1. Ira says:

        lebih berdebu sih pastinya ><

        Like

  3. ketikyoga says:

    Oh, jadi itu Night at The Museum juga? Gue malah baru tahu sumpah. Tapi sayang nggak bisa bergerak kayak di film. Wakaka. XD

    Like

    1. Yang KAA ada Yog, tapi khusus kalau ada CFN aja hehehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s