Semilir Angin di Gn Tangkuban Perahu

[Wisata]

Pagi itu adalah pagi yang cerah cemerlang ceria – seceria kita dan langsung kita bergegas untuk menuju sebuah tempat wisata alam yang pasti sudah banyak dikunjungi wisatawan, baik asing maupun lokal, untuk sekedar menikmati pemandangan Bandung dari sisi lain. Pagi-pagi meluncur menembus jalan tanpa kemacetan dan semilir angin menuju daerah Lembang lewat Dago Giri dan Maribaya. Belum sampai saja kita sudah disuguhi pemandangan ciamik di sekitar Cikole, Lembang. Ntaphs!

Dan, tujuan kita hari itu adalah Gunung Tangkuban Perahu.

Sesampainya di depan gerbang, kita langsung membeli karcis masuk – yang tergolong mahal menurut kita – hehehe. (info tiket ada dibagian bawah tulisan). Sebelum memasuki kawasan kawah dan gunung, kita harus menyisir kembali jalanan yang dimana kanan dan kirinya adalah hutan, selain itu juga kita melewati situs lain di Tangkuban Perahu, yaitu Kawah Domas, tapi yaa cuma lewat aja sih~

Sesampainya kami di atas, aroma sulfur sudah menggelitik hidung karena diterpa angin di atas gunung. Hanya saja bau sulfur kini tidak terlalu menyengat seperti beberapa tahun silam kita pernah berkunjung kesini. Entah apa penyebabnya, mungkin angin yang terlalu kencang bisa menghilangkan aroma kuat sulfur di atas sini. *oke lupakan*

Pemandangan dari kawasan Gunung Tangkuban Perahu memang sudah menarik dari sananya dan hari itu langit benar-benar cerah. Rasa-rasanya, kulit kita dihujani matahari ditambah semilir angin benar-benar menusuk setiap jengkal di tubuh tapi menyegarkan~ (gimana?) πŸ˜›

Oh iya di kawasan ini juga banyak terdapat booth-booth penjualan merchandise dari warga sekitar, dan sangat beragam jenisnya, mulai dari topi berbulu dengan karakter hewan sampai gantungan kunci yang menggambarkan pemandangan Gunung Tangkuban Perahu.

Sudah jauh-jauh naik motor dan kedinginan gak lupa dong kita selfie dengan pemandangan kawah Gunung Tangkuban Perahu yang dibatasi pagar menyerupai batang kayu yang disusun rapih. Selain itu foto ootd ala-ala juga jangan sampe kelewat mumpung pemandangannya ciamik!

Anyway, karena kita kesini weekday jadinya gak terlalu padat pengunjung, eh tapi bule-bule tetap ada dimana-mana sih~ nah buat kalian yang ingin kesini tapi gak terlalu ramai, kita saranin dateng pagi atau sore pas weekday ya!

Lokasi :
Gunung Tangkuban Perahu
Alamat : Bandung Utara, menuju arah Ciater Subang

Tiket masuk :
weekday (20K) – weekend (30K)
Parkir motor :
weekday (12K) – weekend (17K)
Parkir mobil :
weekday (25K) – weekend (35K)
Parkir bus :
weekday (110K) – weekend (150k)

Nb : Tempat ini bisa saja mengalami perubahan, harap dibaca tahun penulisan postingannya ya.


Kontributor
Tulisan : Anggietta Kustina
Blog anggietta.tumblr.com – Twitter @anggiettaK – Instagram @anggiettak
Foto :
1. Anggietta Kustina
2. Aulia Fasya
Blog fasyaulia.wordpress.com – Twitter @fasyaulia – Instagram @fasyaulia

Salam,
Fasya and Friends
IG @fasyandfriends

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. bersapedahan says:

    kalau ke tangkuban perahu saya mah pengen foto2 di daerah kawahnya … pasti ciamis banget deh … eh ciamik
    ada kan … kawah yang bisa sampai kita turun ke bawah …

    Like

    1. (( ciamis )) hahaha

      Iya ada, kawah domas namanya kang. Kemarin gak kesana soalnya harus lanjalan lagi ke tempat lain πŸ˜€

      Like

  2. ammal says:

    πŸ’žπŸ’žπŸ‘ΈπŸ‘ΈπŸ‘Έ

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s