Imah Babaturan, Baturan Saha?

[Kuliner]

Arti dari judul yang tertera diatas adalah “Rumahnya Temen, Temennya Siapa?” – kurang lebih kaya gitu. Semua berawal dari, kalau lagi ngobrol di chat messenger dan lokasi yang kita datengin adalah “Imah Babaturan” – pasti ada yang jawab, “Baturan saha sih eta? Wawuh teu?” (temennya siapa sih itu? kenal gak?).

Jokes sunda doang sebenernya, tapi seru aja tiap dateng kesini pasti ada yang nyeletuk gitu. Jadi, nama tempat ini Warung Kopi Imah Babaturan – tapi lebih mudah dikenal dengan Imah Babaturan. Punya tagline sendiri yaitu “warung kopi kampung dikota”.Β Suasana kampung bisa dilihat dari interiornya, pemilihan meja kursi berbahan kayu yang diwarnai secara kasar tapi jadi terlihat artsy. Begitupun dengan tembok-tembok yang (mungkin) dibiarkan retak dengan warna kontras (biru dan kuning) tapi agak pudar.

Salah satu yang nyaman disini adalah, ada ruangan ber-AC bagi yang sekiranya tidak mau terkena asap rokok. Selain itu, ruangan ini pun bisa dipesan jika kalian ada acara, misalnya arisan atau acara kumpul lainnya. Setidaknya, dengan ruangan ini tidak mengganggu pengunjung lain yang datang.

Di ruangan ber-AC, masih terkesan suasana warung kopi dengan bangku kayu panjang. Juga, terkesan seperti “rumah sendiri” dengan adanya rak berisi buku dan beberapa pajangan seperi kamera ataupun beberapa mainan. Untuk foto-foto yang terpajang di tembok, itu salah satu hiasan dinding yang ternyata turut dijual disini. Harga satu frame foto berkisar 500rb rupiah. Jepretannya ketje!

Tambahan nih ya, playlist lagu disini, ENAK PARAH WOY! Betah. Jadi kadang suka keenakan; mata baca buku, telinga dengerin musik, lidah dikasih makanan enak, ah aduhai. Oke, kita bahas makanan di paragraf selanjutnya~

Menu yang di sediakan di Imah Babaturan memang bisa disebut “tiap hari ganti” atau “kadang ada kadang enggak”. Kenapa disebut gitu? Karena emang gitu nyatanya. Walau begitu, ada menu yang selalu kaya nasi goreng atau gule. Anyway, kalau makan disini piringnya terbuat dari kaleng, dan beralas daun pisang. Asheeek yakan, jadi selain interior, suasanaΒ  kampung pun terasa saat kita makan.

Pesanan kita saat itu adalah sop ceker (25K), nasi goreng kambing (28K), nasi goreng ayam kampung (28K), gule ayam kampung (25K), bala-bala (6K), kopi susu (20K), dan ice cafe latte (18K). Selain itu, ada juga menu lainnya yang silih berganti tiap harinya, ada nasi cumi cabe ijo, nasi kerang, sop iga, soto ayam, nasi pare, nasi kerang. Terus kalau sarapan disini, ada bubur lodeh, lontong kari, nasi uduk, daaaaan MASIH BANYAK LAGI.

GILA MENUNYA GANTI-GANTI TERUS JADI INGIN TIAP HARI KESINI BUAT COBA SEMUANYA. NGILEEEER! *nelen ludah* *besok kesini lagi* *jemput dong*

Untuk rasa, jangan ragu soalnya beneran enak, berasa makan dirumah cuma pindah tempat. Sop cekernya gurih dan cekernya melimpah, nasi gorengnya gurih dari kambing dan ayam kampung, gule nya wangi banget dan gak terlalu kental, dagingnya juga empuk. Ah kita harus coba menu lainnya yang – denger-denger dari tetangga, sama-sama enak.

Ice cafe latte nya pun enak, di blend sama es nya, jadinya digelas udah gak ada lagi es batu yang numpuk. Coba ngaku, jarang-jarang kan ada yang begini? Terus kopi susunya pun di sajikan ala vietnam drip. Menu kopi susu ini jadi salah satu yang di favoritkan pengunjung loooh~

Gimana-gimana, mau ngopi sambil icip masakan rumah disini gak? AJAK KALIK! Eh bentar, jadi ini imah babaturan teh baturan saha sih? πŸ˜›

Lokasi :
Warung Kopi Imah Babaturan
Alamat : Jalan Kebon Bibit no 3, Kota Bandung
Jam buka : 08.00 – 22.00

Instagram : @imahbabaturan

Nilai + : ada wifi, ada ruangan ber-AC, banyak buku! πŸ˜€
Nilai – : mushola kurang rapi dan bersih

Nb : Tempat ini bisa saja mengalami perubahan, harap dibaca tahun penulisan postingannya ya.


Penulis : Aulia Fasya

Salam,
Fasya and Friends
IG @fasyaandfriends

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. anggiabonyta says:

    “Jadi ini Imah Babaturan teh baturan saha sih?” *ngakak 😁 Terima kasih banyak sudah berkunjung dan makan disini. Senang sekali membaca reviewnya dan suka dengan cara penulisannya yang kocak 😁
    Nanti kalo mampir lagi, kita kenalan ya, biar jadi baturan beneran hehe..ditunggu kedatangannya kembali πŸ™πŸ»πŸ˜ŠπŸ‘‹πŸ»

    Liked by 1 person

    1. Aduh teteh yang mpunya ternyata bloger jugaaak hihihi makasih juga ya teteh dan keluarga udah menciptakan imah babaturan. Leuv dari kita ❀ nanti main kesana lagiii.

      Liked by 1 person

  2. Ira says:

    hoyong pisan ka Imah Babaturan…

    Like

    1. Hayu teh Iraaa, deket sama kampus tinggal ngajleng πŸ˜›

      (( ngajleng ))

      Like

  3. tengkuputeh says:

    Lay outnya bagus banget

    Like

    1. Iya, fotoable πŸ˜€

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s